HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sisi Keutamaan Nabi Muhamad SAW

By On January 11, 2016

Sisi Keutamaan Nabi Muhamad SAW
Habib Ali. 
"WAHAI Ahmad! Apakah engkau tahu mengapa Aku melebihkan engkau dari nabi yang lain? Beliau SAW menjawab, "Ya Allah aku tidak tahu."

Karena Nabi saw tergolong sebagai manusia, ia tidak mengetahui dari dirinya dan ilmunya diperoleh lewat proses belajar, akan tetapi diterima dari limpahan cahaya ilmu Allah swt. Karena itu, beliau menjawab "tidak tahu" artinya dari dirinya sendiri, beliau tidak mengetahui.

Maka Allah swt berfirman, "Karena keyakinan, kebaikan akhlak, kedermawanan diri dan rahmat bagi makhluk."  Firman Allah ini menyebabkan orang lain tahu nilai penting sifat-sifat tersebut dan berusaha untuk menanamkan semua itu dalam dirinya.

Sifat pertama yang dimiliki Nabi saw adalah keyakinan. Ya, setiap nabi juga memiliki sifat tersebut, tetapi keyakinan memiliki derajat dan tingkatan. Dan, mungkin saja ada sebagian dari tingkatan itu yang dimiliki masyarakat awam. Hanya tingkatan paling tinggi dari keyakinan dimiliki oleh para nabi, terutama Nabi Muhamad saw yang merupakan nabi paling sempurna. Beliau memiliki keyakinan yang paling tinggi dan paling sempurna sehingga beliau lebih unggul dari nabi yang lain.

Dalam sebuah ayat, Dia berfirman, "Dan Kami jadikan dari mereka para imam yang memberikan hidayah dengan urusan Kami, ketika mereka bersabar dan yakin kepada ayat-ayat Kami." (QS: al-Taubah [9] 24).

Ciri keimanan dan kepemimpinan adalah dua perkara: pertama, kesabaran dalam tataran amal dan, kedua, keyakinan dalam tataran pengetahuan. Sifat lain yang menjadi nilai keutamaan Nabi saw adalah kebaikan akhlak, dermawan dalam harta, rahmat, kasih dan sayang kepada masyarakat.

Dalam al-Qur'an, Allah berfirman, "...amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin." (QS: al-Taubah [9] 128).

Setelah menyebutkan sisi keutamaan dan kelebihan Nabi saw, Dia berfirman, " Dan begitu juga pasak-pasak (konotasi dari orang-orang yang besar) di dunia, mereka tidak menjadi kokoh kecuali karena sifat-sifat tersebut."

Penggunaan kata al-awtad (pasak-pasak) dalam riwayat ini menunjukkan bahwa di antara manusia selain para nabi, terdapat orang-orang yang memiliki peran seperti paku bagi pintu atau jendela rumah. Sebab, tanpa paku, bagian-bagian dari jendela atau hal lain dalam bangunan tidak akan menyatu dan kokoh. Orang-orang besar ini merupakan pasak dan paku bagi bumi; mereka bisa mencapai tingkatan ini karena memiliki sifat-sifat tersebut.

Ditulis Oleh:
Habib Ali Bin Yahya Ksm B4
Spiritual Therapy by Storylling. Tinggal di Jakarta.

Pengaruh Sedikit Makan dan Berbicara Terhadap Pengetahuan dan Pemahaman

By On January 11, 2016

Pengaruh Sedikit Makan dan Berbicara Terhadap Pengetahuan dan Pemahaman
Habib Ali (tengah) bersama dua ulama tharekat di Sumbar. 
WAHAI Ahmad! Jika perut manusia selalu lapar dan lisannya terkendali, Aku akan mengajarkan hikmah kepadanya. Dan jika ia kafir, maka hikmah baginya adalah hujjah (argumentasi) dan dalil, namun jika ia mukmin, hikmah baginya adalah cahaya, argumen, obat dan rahmat.

Di sini juga Allah akan menekankan dua sifat ini dan berfirman bahwa barang siapa yang memiliki dua sifat ini, Dia akan memberikan hikmah kepadanya; jika ia beriman, hikmah akan menyebabkan kesempurnaannya, namun jika ia seorang kafir tetapi memiliki kedua sifat ini, Allah tetap akan memberikan hikmah kepadanya, namun hikmah tersebut hanya sebatas penyempurnaan hujjah dan dalil baginya, dan tidak mengakibatkan kebahagiaan baginya. Bahkan ketika ia tidak memanfaatkannya, maka kehancuran dan kerugiannya akan bertambah. Sebab, dengan kesadarannya, ia kafir kepada-Nya. Tetapi hikmah bagi seorang mukmin adalah cahaya, argumen dan obat maknawi bagi penyakitnya.

Tampak sekali dari berbagai segi, kutipan ini menekankan peran hikmah dalam pengetahuan dan pemahaman manusia.

Selanjutnya Allah swt berfirman "Maka ia akan mengetahui apa-apa yang sebelumnya tidak diketahui dan akan melihat apa-apa yang sebelumnya tidak terlihat." Maka hal pertama yang Aku perlihatkan kepadanya adalah aib-aib dirinya, sehingga ia disibukkan olehnya dari aib-aib orang lain.

Orang yang banyak makan dan bicara tidak akan peduli terhadap aib-aibnya, sebab perhatiannya hanya terfokus pada perut atau ucapannya. Ia berbicara agar masyarakat menyukainya. Maka, sebelum ia menarik orang lain kepada ucapannya, hatinya sudah sibuk dan terpusat pada yang lain. Orang seperti ini tidak peduli terhadap dirinya agar ia menyadari aib-aibnya. Akan halnya manusia yang sedikit makan, banyak berpuasa, dan sedikit bicara akan mampu mengintrospeksi diri dan melihat aib-aibnya sehingga tidak peduli dengan aib orang lain."

Jelas, bashirah (pandangan batin) dan kesadaran akan aib dan kekurangan diri sendiri merupakan dampak positif dari hikmah. Hikmah juga memiliki pengaruh yang lain seperti; terangnya hati dan bashirah batin yang, dengannya, ia selain dapat menangkap konsef-konsef, juga bisa mencecap hakikat.

Dan Aku akan perlihatkan detail ilmu sehingga setan tidak bisa masuk kepadanya. Kalimat ini mengingatkan bahwa jalan setan yang paling besar untuk bisa menembus benteng nurani manusia adalah dengan menciptakan waswas, keraguan dan kerancuan. Ketika manusia sudah memperoleh ilmu yang kuat dan kokoh, setan tidak akan bisa membuatnya  waswas dan ragu. Sebaliknya, semakin ilmu seseorang berkurang, semakin ia rentan terhadap penyimpangan dan waswas setan. Sasaran pertama setan adalah pikiran dan pengetahuan manusia. Jika ia sudah bisa tembus lewat jalan ini dan memunculkan keraguan dan kerancuan dalam hati, jalan-jalan lain pun akan mudah terbuka.

Namun bagi orang-orang yang sudah mengetahui hakikat dan kedalaman ilmu, waswas dan keraguan setan dapat dihalau sehingga setan tidak lagi memiliki jalan untuk bisa memengaruhinya. Jadi, "yakin" memiliki banyak pengaruh sehingga Allah swt berfirman,"Kelebihan pertama Nabi saw dari nabi yang lain adalah keyakinannya." Sebaliknya, sesuatu yang paling rendah yang akan mengakibatkan kerugian dan kehancuran manusia adalah keraguan, kerancuan dan ketiadaan keyakinan.

Wahai Ahmad! Tidak ada yang.paling Aku cintai selain diam dan puasa, maka barangsiapa yang berpuasa namun tidak menjaga lisannya, ia seperti orang yang berdiri untuk salat namun tidak membaca bacaan salat, maka Aku akan memberikan pahala berdirinya dan tidak akan memberikan pahala hamba-hamba.

Dalam kutipan lain, Allah swt berfirman, "Awal ibadah adalah diam dan puasa." Akan tetapi, kali ini Dia berfirman, "Tidak ada ibadah yang paling Aku cintai selain puasa dan menjaga lisan."

Orang yang berpuasa tetapi lisannya tidak terkendali dan berbicara apa saja Ibarat orang yang salat tetapi tidak membaca bacaan. Seperti halnya salat tanpa bacaan memiliki sedikit faedah, begitu juga puasa tanpa menjaga lisan akan sedikit faedahnya, tidak bermanfaat banyak untuk perbaikan kondisi manusia. Puasa ini sangat berbeda dengan puasa yang sempurna; selain berpuasa ia juga mengontrol ucapannya, mengusai hati, perbuatan serta pikirannya.

Ditulis Oleh:
Habib Ali Bin Yahya Ksm B4
Spiritual Therapy by Storylling. Tinggal di Jakarta.

Kiamat Tak Akan Terjadi Sebelum Sungai Eufrat Mengering

By On January 11, 2016

Kiamat Tak Akan Terjadi Sebelum Sungai Eufrat Mengering
Kiamat Tak Akan Terjadi Sebelum Sungai Eufrat Mengering. 
PADANG, AT --- Sungai Efrat atau Sungai Furat (Inggris: Euphrates, Arab: نهر الفرات al-Furāt, bahasa Ibrani: פרת: Prat, bahasa Turki: Fırat, bahasa Kurdi: Firat) adalah sungai besar yang bersama-sama dengan sungai Tigris menjadi ciri khas Mesopotamia. Sungai Efrat bermata air di Anatolia, Turki, dan bermuara di Teluk Persia. Sungai ini panjangnya lebih kurang 2,781 kilometer (1,730 mil).

Sungai Furat memberi kehidupan yang membawa kepada kemunculan peradaban Sumeria, lebih kurang alaf ke-4 SM. Kebanyakan kota purba penting terletak di tebing sungai ini termasuk Mari, Sippar, Nippur, Shuruppak, Uruk dan Eridu. Lembah sungai ini juga membentuk pusat imperium Babilon dan Assyria. Pertempuran Karbala juga berlaku di tepi sungai Furat di mana Imam Hussain, keluarga dan sahabat dia terbunuh.

Berikut adalah riwayat tentang mengeringnya Sungai Eufrat:

‘’Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan 'Gunung Emas' yang mendorong manusia berperang. 99 dari 100 orang akan tewas (dalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata, ‘Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup’.’’ (HR Bukhari). ‘’Sudah dekat suatu masa di mana sungai Eufrat akan menjadi surut airnya lalu ternampak perbendaharaan daripada emas, maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu.’’ (HR Bukhari Muslim).

Dalam Injil Wahyu 16:12 diceritakan, "Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur." Dan dalam Injil Matius 24:27, “Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia”.

 "Al-Mahdi akan muncul setelah keluarnya Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, yang mana pasukan ini tidak pernah kalah dengan pasukan mana pun." (Ibnu Majah). "Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk." Maksudnya ialah al-Mahdi. (Ibnu Majah, Abu Nuaim & al-Hakim). (***)

Dikasih Hadiah Walikota, Pelajar Ini Dijuluki "Pejuang Subuh"

By On January 11, 2016

Dikasih Hadiah Walikota, Pelajar Ini Dijuluki "Pejuang Subuh"
Wako memberikan hadiah kepada Muhammad Farhan Mendra. 
PADANG, AT --- Walikota Padang Mahyeldi Dt. Marajo secara khusus mengunjungi salah seorang siswa di SMP Negeri 1 Padang, Senin (11/1). Kunjungan Walikota yang tidak diberitahukan sebelumnya, sempat mengejutkan para guru dan siswa di sekolah tersebut. Tiba-tiba saja orang nomor satu Kota Padang itu memasuki ruang kelas VIII dan menanyakan seorang siswa bernama Farhan.

Ternyata, kunjungan mendadak Walikota menemui siswa bernama lengkap Muhammad Farhan Mendra tersebut tidak lain untuk memberikan bingkisan. Pasalnya, remaja yang tinggal di Komplek Kehutanan Kampung Kalawi, Kuranji itu dinilai selalu istiqamah menjalankan shalat subuh berjamaah di masjid lingkungan tempat tinggalnya. Farhan juga diberi julukan "Pejuang Subuh" oleh Walikota sebagai suatu apresiasi.

Walikota menjelaskan kepada guru-guru yang sempat mengiringi Walikota serta kepada siswa di kelas itu, kunjungan ini sengaja dilakukan guna menyampaikan apresiasi kepada Farhan, sekaligus memberikan motivasi bagi siswa yang lain dalam rangka menyemarakan subuh. "Sesuai gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah yang telah dicanangkan pada 1 Muharram 1436 hijriyah yang lalu, kita sudah janjikan, bagi anak sekolah semua tingkatan yang melaksanakan shalat subuh berjamaah rutin minimal 40 hari berturut-turut akan diberi hadiah," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, Farhan merupakan salah seorang anak yang patut dicontoh karena istiqamah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dekat tempat tinggalnya. "Saya ingin anak-anak semua istiqamah seperti Farhan," ujarnya.

Ia menambahkan, pantauan terhadap siswa-siswa di masjid-masjid dan mushala dilakukan melalui tim dari PNS Pemko Padang di lingkungan masing-masing. "Jadi kita punya tim yang selalu memonitor di masjid-masjid. Jika berdasarkan penilaian dan hasil klarifikasi di lapangan, siswa ini selalu berjamaah di masjid saat shalat subuh, maka dia berhak mendapatkan apresiasi berupa bingkisan seperti sekarang," imbuh Mahyeldi.

Kepada wartawan, Mahyeldi menyebutkan, ia ingin masyarakat Kota Padang mengawali kegiatan dalam keseharian didahului dengan melaksanakan shalat subuh. "Kita ingin pelaksanaan shalat subuh lebih ramai dari shalat jumat. Karena shalat subuh merupakan shalat fardhu dan memiliki beberapa keutamaan. Bila kita dapat meraih keutamaan itu, Insyaallah, keberkahan akan dilimpahkan terhadap kita," jelas Walikota yang juga seoarang ulama itu.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Padang Al Amin mengatakan, sejak pencanangan gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah, pihaknya melakukan monitoring di masjid-masjid dengan membentuk tim yang bisa dibilang dirahasiakan. "Hasilnya, kita sudah mendapati 30 orang anak yang konsisten shalat subuh berjamaah di masjid berturut-turut 40 hari. Kemudian ada 75 orang lagi yang dalam waktu dekat juga akan kita berikan hadiah," sebutnya.

Adapun, syarat berturut-turut yang diterapkan bagi anak laki-laki tentu berbeda dengan anak perempuan. Al Amin menjelaskan, bagi anak perempuan bisa dikurangi dengan masa haids dalam rentang 40 hari tersebut. (DU)

Dalai Lama: Nabi Muhammad SAW Adalah Contoh Terbaik Untuk Seluruh Manusia

By On January 04, 2016

Dalai Lama: Nabi Muhammad SAW Adalah Contoh Terbaik Untuk Seluruh Manusia
Dalai Lama. 
PADANG, AT --- Pemenang Nobel dan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama diklaim mengungkapkan kekagumannya terhadap Nabi Muhammad Saw dan kitab suci Alquran.

Dilaporkan portal berita News Bug, Dalai Lama hadir dalam pertemuan khusus dengan delegasi dari Central Muslim Association (CMA) Karnataka di Mysore (India) pada 31 Desember 2015. Dalam pertemuan itu, Dalai Lama memuji pengabdian besar Nabi Muhammad kepada umat manusia.

"Seluruh hidup Nabi Muhammad (SAW) adalah contoh terbaik untuk seluruh umat manusia," kata Dalai Lama seperti dikutip portal berita tersebut, Ahad (3/1).

"Kita harus mengikuti jalan yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad (Saw) dalam rangka membangun perdamaian global dan untuk mengakhiri terorisme dan tirani di dunia. Pesan Nabi Muhammad (Saw) adalah perdamain, cinta, keadilan, dan toleransi beragama akan selalu menjadi cahaya utama untuk seluruh umat manusia."

Dalai Lama, menerima salinan Alquran terjemahan bahasa Inggris dari Presiden CMA, Mushtaq Ahmad dengan hormat dan menciumnya. "Alquran adalah Kitab Suci yang diberikan oleh Allah untuk membimbing manusia," katanya.

Dalai Lama adalah nama dari suatu gelar dalam agama Budha, layaknya Paus Paulus, gelar nama ini diturun temurunkan dan kini telah mencapai turunan ke-14. Dipercaya sebagai reinkarnasi Dalai lama terdahulu.

Sumber: Republika Online

Contact Form

Name

Email *

Message *